Minggu, 22 Maret 2015
Sigit Nurdyansyah Putra
Diposting oleh Unknown in: PROFIL
Apakabar kawan-kawan calon pengusaha ataupun yang sudah menjadi pengusaha? Semoga tetap semangat menjemput rizkinya. Tulisan kali ini kita membahas tentang profil sukses seorang pengusaha. Kita berharap bacaan ini bisa menjadi inspirasi bagi anda semua. Salam pengusaha.
Profil pengusaha yang pertama kali di angkat oleh seminarbisnissukses adalah seorang pengusaha muda berjudul, eh bernama Sigit Nurdyansyah Putra. Siapa sih dia? Sigit Nurdyansyah Putra adalah seorang pengusaha aksesoris gadget premium yang memanfaatkan e-commerce untuk meraih kesuksesannya. Situs e-commerce yang dimaksud adalah bukalapak. Lapaknya beliau bisa di lihat di sini.
Produk yang dijual oleh Sigit anatara lain antigores, baterai, casing, dan lain-lain. Total saat ini telah mencapai 3.000-an item. Dia beralasan bahwa produk-produk berkualitas premium cukup stabil karena defect produknya kecil. Sehingga kemungkinan retur kecil dan berujung pada kepuasan konsumen. Alasan lainnya, orang yang tinggal di daerah-daerah masih cukup sulit mencari produk-produk aksesoris gadget kualitas premium di samping tren yang sekarang berkembang.
Apalagi, kondisi masyarakat saat ini yang cenderung enggan keluar rumah hanya sekedar mencari aksesoris atau apa yang mereka butuhkan di samping kondisi jalan yang semakin crowded dan macet. “Simple-nya, dia tinggal lihat barang, cocok, bayar, lalu barang itu akan dikirim. Nah, itulah mengapa kita harus go online,” ujarnya sedikit menjelaskan kenapa dia memilih berjualan online.
Pria yang lahir di Ngawi, 28 tahun yang lalu ini menghabiskan masa sekolahnya sejak SD di kota kelahirannya sebelum hijrah ke kota Bogor karena diterima menjadi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) di jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 41 (2004). Sigit memilih bukalapak karena faktor keamanan bertransaksi yang dikedepankan oleh bukalapak tentunya akan membuat para calon pembeli nyaman. Hal ini juga didasarkan pengalaman tidak mengenakkan dalam berbelanja online yang pernah dialaminya sebagaimana dituturkan pada media tempo hari (baca di sini).
Sigit mulai fokus berjualan online dari keinginannya memenuhi kebutuhan biaya untuk pengobatan anaknya -- yang baru lahir dan sedang sakit sehingga harus sering keluar-masuk rumah sakit. Selain waktu kerjanya banyak tersita, perputaran uang di rumah juga sangat terganggu karena pengeluaran biaya untuk pengobatan yang cukup besar. Ini menjadi dorongan besar yang membuat dirinya fokus dan totalitas membesarkan bisnisnya secara online.
Selain peluang bisnisnya yang prospektif. Karena itu, ia lantas berdiskusi dengan sang istri untuk fokus membesarkan bisnis online tersebut. “Alhamdulillah, istri mendukung. Bismillah, saya lantas mulai fokus membesarkan bisnis online melalui bukalapak,” ujar Nurdyansyah.
Pelapak (istilah pedagang di bukalapak) yang menggunakan nick dyansyah ini adalah top seller di bukalapak dengan total transaksi 5284 kali. Woow bangeet. Omzetnya perbulan sudah mencapai 200 juta perbulan dengan rataan 30 transaksi perhari.
Apasih strategi Sigit dalam berjualan online apalagi untuk produk sejenis persaingannya ruuuuarrr biasa? Salah satu strategi yang menjadi andalannya adalah layanan purna jual yang cukup berperan besar dalam meningkatkan penjualan. “Jualan aksesoris gadget itu harus update perkembangan gadget. Komunikasi aktif dengan buyer maupun calon buyer menjadi sangat penting,” ujarnya.
Selain itu Sigit juga berusaha menyediakan produk selengkap-lengkapnya dan menyediakan aksesoris sebelum gadget itu diluncurkan. Dengan strategi yang sudah disiapkan dia tidak perlu merasa khawatir dengan keberadaan para pesaingnya. Baginya, harga murah bukan faktor utama sebuah produk untuk dibeli oleh konsumen. Catat nih kawan, HARGA MURAH BUKAN FAKTOR UTAMA KETERTARIKAN KONSUMEN!!
Berkat usaha kerja yang disertai doa dan tawakal, secara perlahan Dyansyah mampu mendongkrak nilai transaksi penjualannya hingga mencapai top performance seller pada awal 2014. Kesuksesan inilah yang membuat Sigit berani untuk resign dari PT Indofood Sukses Makmur setelah lima tahun menjadi karyawan dengan posisi terakhir sebagai Kepala Seksi dengan gaji yang lumayan besar. Wooow lagi kan.
Untuk tahun 2015, Sigit tengah mempersiapkan gudang sekaligus ruang kerjanya di lantai 2 rumahnya yang berada di perumahan Kristal Garden, Cibinong, Bogor. “Gudang ini untuk menampung stok yang nilainya sudah mencapai miliaran rupiah. Produk yang saya stok semuanya memiliki kualitas original. Tidak menutup kemungkinan, saya juga akan buka gerai aksesoris gadget. Tapi, belum tahu kapan realisasinya,” ujarnya
Terkait dengan sukses yang telah diraihnya ini, Dyansyah selalu mengedepankan moto bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Jadi, targetnya terus tumbuh, tumbuh, dan tumbuh. Slogan ini harus dibarengi dengan sikap jujur dan dapat dipercaya (trust) agar bisa sukses menjadi salah satu top seller. Alasannya, penjual dan pembeli dalam bisnis online jarang bertatap muka. Jadi kiat untuk memperbesar pasar adalah dengan meningkatkan kepercayaan pembeli.
Kini, Dyansyah bisa menikmati hidupnya sambil membesarkan bisnis eCommercenya. Ia juga bisa membantu sang istri untuk menjaga dan membesarkan anak-anaknya tanpa harus menyita waktu kerjanya.
“Apa pun usahanya, harus DUIT tetap nomor satu. Duit itu adalah Doa, Usaha/Ikhtiar, dan Tawakkal. Jangan sampai meninggalkan ketiga hal tersebut,” tandasnya.
Semoga menginspirasi kawan semua. Sukses terus untuk bang Sigit.
Dikumpulkan dari berbagai sumber.
Profil pengusaha yang pertama kali di angkat oleh seminarbisnissukses adalah seorang pengusaha muda berjudul, eh bernama Sigit Nurdyansyah Putra. Siapa sih dia? Sigit Nurdyansyah Putra adalah seorang pengusaha aksesoris gadget premium yang memanfaatkan e-commerce untuk meraih kesuksesannya. Situs e-commerce yang dimaksud adalah bukalapak. Lapaknya beliau bisa di lihat di sini.
Produk yang dijual oleh Sigit anatara lain antigores, baterai, casing, dan lain-lain. Total saat ini telah mencapai 3.000-an item. Dia beralasan bahwa produk-produk berkualitas premium cukup stabil karena defect produknya kecil. Sehingga kemungkinan retur kecil dan berujung pada kepuasan konsumen. Alasan lainnya, orang yang tinggal di daerah-daerah masih cukup sulit mencari produk-produk aksesoris gadget kualitas premium di samping tren yang sekarang berkembang.
Apalagi, kondisi masyarakat saat ini yang cenderung enggan keluar rumah hanya sekedar mencari aksesoris atau apa yang mereka butuhkan di samping kondisi jalan yang semakin crowded dan macet. “Simple-nya, dia tinggal lihat barang, cocok, bayar, lalu barang itu akan dikirim. Nah, itulah mengapa kita harus go online,” ujarnya sedikit menjelaskan kenapa dia memilih berjualan online.
Pria yang lahir di Ngawi, 28 tahun yang lalu ini menghabiskan masa sekolahnya sejak SD di kota kelahirannya sebelum hijrah ke kota Bogor karena diterima menjadi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) di jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan angkatan 41 (2004). Sigit memilih bukalapak karena faktor keamanan bertransaksi yang dikedepankan oleh bukalapak tentunya akan membuat para calon pembeli nyaman. Hal ini juga didasarkan pengalaman tidak mengenakkan dalam berbelanja online yang pernah dialaminya sebagaimana dituturkan pada media tempo hari (baca di sini).
Sigit mulai fokus berjualan online dari keinginannya memenuhi kebutuhan biaya untuk pengobatan anaknya -- yang baru lahir dan sedang sakit sehingga harus sering keluar-masuk rumah sakit. Selain waktu kerjanya banyak tersita, perputaran uang di rumah juga sangat terganggu karena pengeluaran biaya untuk pengobatan yang cukup besar. Ini menjadi dorongan besar yang membuat dirinya fokus dan totalitas membesarkan bisnisnya secara online.
Selain peluang bisnisnya yang prospektif. Karena itu, ia lantas berdiskusi dengan sang istri untuk fokus membesarkan bisnis online tersebut. “Alhamdulillah, istri mendukung. Bismillah, saya lantas mulai fokus membesarkan bisnis online melalui bukalapak,” ujar Nurdyansyah.
Pelapak (istilah pedagang di bukalapak) yang menggunakan nick dyansyah ini adalah top seller di bukalapak dengan total transaksi 5284 kali. Woow bangeet. Omzetnya perbulan sudah mencapai 200 juta perbulan dengan rataan 30 transaksi perhari.
Apasih strategi Sigit dalam berjualan online apalagi untuk produk sejenis persaingannya ruuuuarrr biasa? Salah satu strategi yang menjadi andalannya adalah layanan purna jual yang cukup berperan besar dalam meningkatkan penjualan. “Jualan aksesoris gadget itu harus update perkembangan gadget. Komunikasi aktif dengan buyer maupun calon buyer menjadi sangat penting,” ujarnya.
Selain itu Sigit juga berusaha menyediakan produk selengkap-lengkapnya dan menyediakan aksesoris sebelum gadget itu diluncurkan. Dengan strategi yang sudah disiapkan dia tidak perlu merasa khawatir dengan keberadaan para pesaingnya. Baginya, harga murah bukan faktor utama sebuah produk untuk dibeli oleh konsumen. Catat nih kawan, HARGA MURAH BUKAN FAKTOR UTAMA KETERTARIKAN KONSUMEN!!
Berkat usaha kerja yang disertai doa dan tawakal, secara perlahan Dyansyah mampu mendongkrak nilai transaksi penjualannya hingga mencapai top performance seller pada awal 2014. Kesuksesan inilah yang membuat Sigit berani untuk resign dari PT Indofood Sukses Makmur setelah lima tahun menjadi karyawan dengan posisi terakhir sebagai Kepala Seksi dengan gaji yang lumayan besar. Wooow lagi kan.
Untuk tahun 2015, Sigit tengah mempersiapkan gudang sekaligus ruang kerjanya di lantai 2 rumahnya yang berada di perumahan Kristal Garden, Cibinong, Bogor. “Gudang ini untuk menampung stok yang nilainya sudah mencapai miliaran rupiah. Produk yang saya stok semuanya memiliki kualitas original. Tidak menutup kemungkinan, saya juga akan buka gerai aksesoris gadget. Tapi, belum tahu kapan realisasinya,” ujarnya
Terkait dengan sukses yang telah diraihnya ini, Dyansyah selalu mengedepankan moto bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Jadi, targetnya terus tumbuh, tumbuh, dan tumbuh. Slogan ini harus dibarengi dengan sikap jujur dan dapat dipercaya (trust) agar bisa sukses menjadi salah satu top seller. Alasannya, penjual dan pembeli dalam bisnis online jarang bertatap muka. Jadi kiat untuk memperbesar pasar adalah dengan meningkatkan kepercayaan pembeli.
Kini, Dyansyah bisa menikmati hidupnya sambil membesarkan bisnis eCommercenya. Ia juga bisa membantu sang istri untuk menjaga dan membesarkan anak-anaknya tanpa harus menyita waktu kerjanya.
“Apa pun usahanya, harus DUIT tetap nomor satu. Duit itu adalah Doa, Usaha/Ikhtiar, dan Tawakkal. Jangan sampai meninggalkan ketiga hal tersebut,” tandasnya.
Semoga menginspirasi kawan semua. Sukses terus untuk bang Sigit.
Dikumpulkan dari berbagai sumber.
About Admin of the Blog:
Susanto adalah seorang internet marketer, Blogger tutor internet marketing, staf divisi pendaftaran One Day One Juz dan pengajar BIP pada Bimbel Nurul Fikri. .Penyuka Sepakbola, bulutangkis dan bercita-cita masuk syurga. Contact Him Here

0 komentar:
Posting Komentar